
Ini adalah perjalanan cinta mereka :
Bidam : "Deokman, sejak pertama kali bertemu denganmu... entahlah... Mataku hanya tertuju padamu... mmm... besok ada yang ingin kusampaikan, temui aku di tempat biasa..."
Deokman : "Baiklah, aku akan datang..."
Keesokan harinya...Bidam : "Hai Deokman, maaf membuatmu menunggu... Apa kau sudah datang dari tadi???

Bidam : "Sekali lagi maaf putriku..."
Deokman : tersenyum... "Tidak apa-apa, aku baru saja datang..., oiya... apa yang ingin kau sampaikan?? semalam aku sampai tidak bisa tidur memikirkannya"
Sohwa : nguping pembicaraan...

Bidam : "Begini... Sebenarnya sudah lama aku ingin menyampaikannya... tapi yushin selalu menghalangiku... mmm... Bagaimana kalau kita menikah saja putriku... kita harus secepatnya menyempurnakan separuh agama kita... Apa kau mau???"
Deokman : tersenyum malu-malu... "Akhirnya kau mengatakannya juga... sudah lama aku menunggu kata-kata itu sayangku... Baiklah, besok kita menikah..."
Sohwa : berkata dalam hati... 'Putri Deokman... mengapa kau tega sekali padaku... Susah payah aku membesarkanmu, tapi kau merebut orang yang kucintai dengan sepenuh jiwaku...' *patah hati mode on...
Sebelum menikah Bidam ingin meminta restu ibunya tercinta..Bidam : "Omma... aku akan menikah, dengan seorang wanita yang sangat ku cintai, dan dia telah menerimanya... Aku ingin meminta restumu, walau selama ini kau tak pernah menganggapku sebagai anakmu..."
Mishil : "Benarkah... Putri Deokman kah orangnya???"
Bidam : "Ya, benar..."
Lalu tanpa mengucapkan sepatah kata pun, Mishil membelai wajah Bidam, anaknya... membersihkan daun kering yang menempel di rambutnya, kemudian pergi meninggalkan Bidam seorang diri...
Pre wedding photo sessions...

Dan Akhirnya... mereka berdua, Deokman dan Bidam... Menikah... dan menjadi pasangan bahagia selamanya...

"Akhirnya kita menikah juga ratu ku..."
Dan perjalanan cinta mereka... berakhir bahagia.... ^_^